Hidup, Mati

“Hidup sungguh sangat sederhana. Yang hebat-hebat hanya tafsirannya,” begitu kata Pram.

Setelah lepas napas terakhir Papa, kini dapat kumaknai betul kalimat tersebut. Sebab hidup memang begitu sederhana; tetapi rangkaian makna yang kita buat lalu biarkan berjalinan terus menerus, membuatnya terasa begitu hebat, begitu luar biasa. Sama seperti makna yang Papa jalinkan dalam dirinya, sama seperti makna yang kujalinkan dalam diri Papa.

Betapa hidup dan mati hanya ihwal benang tipis yang memisahkan keduanya. Semoga aku tak gegabah dalam memaknai masing-masingnya.

Mengenang dini hari Senin, 10 Mei 2021

Sukasada, 13 Mei 2021

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s